Indonesia itu……..

Indonesia,
Ketika kubaca keningmu, masih seperti dulu.
Tanah basah di depan rumah, hujan semalam menyisakan bau semerbah, Bulir air pada daun padi di sawah, atau sorang gadis kecil di sebuah pura mungil, dia selalu tengadah.
Indonesia, rautnya berseri begitu indah

Indonesiaku itu..
Nenek tua di sebuah pojok desa terpencil,
bangun pagi untuk bekerja, tapi tak pernah merasa kerdil.
Tubuhnya kekar, senyumnya lebar, “aku harus bekerja, untuk anak-anaku” begitu serunya. Lalu dikayuh sepeda yang penuh dengan sayuran, pada sebuah pagi yang amat ranum. “Mbak”, “Mas”, “akang”, “Neng” dan sejuta sapaan lainnya. “semua adalah sodaraku” kata nenek itu.

Indonesiaku itu,
Guru SD dengan gaji apa adanya, pada sore yang tenang, dia pulang dengan sepedanya lalu berkata: “untung kita masih dapat rizeki bisa makan dan berbakti, daripada mencuri”. Lengannya yang kokoh mengangkat anaknya yang masih kecil, sambil tersenyum “cepat besar ya anakku, nanti jadi dokter” begitu mimpinya untuk Indonesia.

Indonesiaku itu….
Bejo si pengamen di Jogjakarta jalur tujuh. “Pitu.. pitu” serunya, “Mirota kampus.. Mirota kampus.. Awas turun kaki kiri”. Mukanya yang kusam, dari sorot matanya sepertinya dia sangat capek,
Namun hatinya tak pernah lelah,
menghibur anak2 berseragam ke sekolah

Indonesia itu
Masa kecil mengejar layang layang, gobak sodor, mandi di kali, atau mencari jamur di tumpukan jerami.

Indonesia itu,
Perempuan-perempuan di Sanata Dharma “Monggo, Berkah Romo”
Santri di Kerapyak sembari membawa kitab kuning “Mas pinjem buku Antonio Gramsci”
Anak-anak kecil berlari-lari “aku ingin belajar menari, aku ingin jadi penari”

Indonesia itu
Aku yg Jawa dan difabel dan islam, temen-temenku, si Bli yang hindu dr Bali, Erent yg Cina dan Katolik, Pak Saiful yg dari Aceh, Erwin temenku, pinter nyanyi dari Ternate, Dane yang pinter dari Padang, Hatib Abdul Kadir dr Ambon, Rombing yg selalu tersenyum dari Wamena, Nina yg Cina dan Budha, temenku yg wartawan (orangnya suka bilang Oncom) dan seterusnya 😛
Oh iya ketinggalan, Indonesia itu Helen, Cina, Kresten, Ndeso, dan suka masak aneh-aneh, but she loves Indonesia so much 😛

Indonesia itu,
Kami di sini, anak-anak yang telah jauh pergi, dengan sejumput mimpi,
kelak kami akan kembali!, selalu optimis!
Indonesia, Dadamu lebar, seperti daun talas di depan rumah
Indonesia, inzinkan kami menjelajah.
agar suara-suara muram yang sering kami dengar bisa berubah

Honolulu.

Advertisements

2 responses to “Indonesia itu……..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s