Emak, *Tooos*

Mak, aku ingin memelukmu, lalu duduk di sampingmu.
Bercerita soal yang indah-indah, membuang semua rasionalitas dan “kedewasaan”.
aku ingin bercerita soal apa saja, sambil manja tentunya.
Tentang sungai2 di San Antonio, tentang aku yang sudah bisa berenang, tentang bis-bis yang membawaku keliling kota di Austin, tentang menara lancip dan lampu yang kelap kelip.
Seperti Kunang-kunang
persis kadang2 kalau malam, di kebun rumah yang belakang.

Aku pingin manja, sebab aku tahu kadang2 kamu ingin melihat aku manja.
Sebab, itu mengingatkanmu, saat aku masih kecil. Saat kau gendong aku, mengantar ke sekolah di sebelah rumah.

Saat aku manja, aku senang, karena aku tau, kamu biasanya tersenyum.
Dan taukah kamu?, salah satu kebahagiaan terbesar dalam hidupku adalah membuat Emak tersenyum –selain menyelesaikan thesis dan cewek yang aku pedekate jadi pacarku tentunya. 😀

Mom, I miss you. Maaf, sebagaimana aku katakan sebelumnya, Musim semi tahun ini aku tidak pulang.
Maaf…dan *tos*

Mak ada pagi yang mesti ditunggu. Aku di sini. Mengenangmu, bersama malam, oreo, dan minyak kampak. 😀
Juni, 2011
Honolulu, senyum2 sendiri mengingat masa kecil bersama Emak.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s