Slamet Thohari.
Aku difabel, sejak umur 2 tahun kena polio. Sejak saat itu aku mesti pake tongkat atau kursi roda ![]()
Selebihnya, aku hanyalah lelaki, sebagaimana jenis lelaki, dia agak egois. Entah kenapa, aku suka sekali dengan itu. Aku suka sekali sop ikan bikinan Mbak Dily, Sandwich Tuna bikinan Devina, istri profesorku. Suka sekali masakan Mbak Yuku, terutama soto, enak sekali, sambel terasi dekat masjid uswatun Jogja, wedang jahe Angkringan YUK, kopi Kona di dekat Manoa Park, roti Cani di Kuala Lumpur, dekat Sulton, Susi dan makanan Hotpot bikinan Yosikhane ada lagi, Sutter-Home, Mostansho, sambil dengerin Nasida Ria atau Buena Vista Social Club, group Cuba yg legendaries itu.
Aku suka pagi, untuk itu kadang aku agak sedih sebab, tidak setiap hari aku bisa bangun pagi. Di pagi hari, biasanya yang kulakukan adalah tidur lagi. Ya, kadang, membersihkan sisa kopi di meja tadi malam,, buku2 yang berserak—kadang juga aku biarin. Yang jelas, membuka laptop, duduk-duduk melihat kedip2 jam elektronik di mejaku
Aku adalah sejenis lelaki yang suka ga jelas, membela mati-matian Arsenal, seperti ada hubungan yang kuat antara Thesis, tugas-tugas kuliah dan Arsenal. Demikian juga dengan the Beatles, Campur Sari dan banyak hal.
Lalu waktu memang harus dipenggal, biar bisa leha-leha. Biar bisa nulis blog
Oh ya aku tidak suka yg abstract gak jelas, demikian juga dg pemikir2 abstract seperti: Heidegger, Satrte, Camus, dll. Hidup bagi mereka terlalu rumit.
dan aku tidak suka yg seperti itu
Ada pertanyaan? kirim aja ke emailku: amexsip@gmail.com, selebihnya, memang menjadi rahasia. Ingat, menarik kalau tak bisa diraih semuanya bukan?
hallo Amex sip… selamat datang di dunia wordpress,
gua pertamax gan, hahahahaha!!!
SUPER WEIRD self-introduction! lol~~
tentang diri yg menarik….
Hi Mas Slamet, a.k.a. Amex,
Senang berkenalan. Saya mendapatkan rekomendasi yang bagus sekali tentang Mas Slamet dari kawan saya, Raden Ayu Di Ajeng Sylvia Hase, a.k.a. Hasie . Saya senang membaca tulisan Mas, mudah-mudahan saya bisa belajar banyak dari Mas.
Baik, tetap semangat yah!
Subhan Zein